Kenali Jenis Tepung Protein Tinggi

Kenali Jenis Tepung Protein Tinggi

Khususnya pada tepung terigu seringkali terdapat spesifikasi tertentu yang mengatakan tingkat proteinnya. Ada tepung protein tinggi, rendah dan sedang. Secara kasat mata hampir tidak ada perbedaan yang mendasar dari ketiga tepung tadi. Namun ketika disentuh, tekstur dari tepung protein tinggi lebih halus. Hal ini dikarenakan adanya kandungan gluten yang tinggi.

Gluten merupakan suatu senyawa asam amino yang membentuk rongga dan tak beraturan semacam serat kasar yang merupakan bagian dari protein di dalam pati. Gluten ditemukan pada padi-padian dan serealia, gandum, gandum hitam (rye), jelai (barley) dan triticale. Senyawa ini berperan sebagai lem yang membantu menjaga makanan tetap menempel dan menjaga bentuk makanan. Ada dua jenis utama protein pada gluten, yaitu glutenin dan gliadin. Senyawa yang satu ini bersifat kedap udara, sehingga terigu yang mengandung lebih banyak gluten memiliki kemampuan mengikat udara lebih banyak dibanding terigu rendah kandungan gluten.Hal inii dapat dilihat dari roti yang mengembang dengan baik. 

Tepung terigu dengan kandungan protein 13-14% termasuk dalam kategori tepung dengan protein tinggi. Kandungan glutennya paling tinggi. tepung jenis ini paling cocok digunakan untuk membuat makanan yang memerlukan tekstur kenyal dan elastis, contohnya seperti mie dan roti. Namun kelemahan dari tepung jenis ini adalah cepat basi dan berjamur sehingga tidak bertahan lama.

Bahaya kelebihan gluten bagi tubuh

Berikut adalah dampak terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gluten untuk kesehatan kamu.

1. Gangguan Pencernaan
Pencernaan Anda dapat terganggu jika terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gluten. Zat peptida dari gluten nyatanya membuat pencernaan Anda bermasalah. 

2. Gizi Buruk
Kelebihan atau ketagihan olahan  makanan dengan tepung protein tinggi yang mengandung gluten dapat mengakibatkan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh menjadi berkurang. Oleh karena itu, kamu mungkin akan mengalami kekurangan gizi. 

3. Gangguan Lambung
Saat Anda mengonsumsi banyak gluten, kesehatan lambung pun akan terganggu. Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gluten ternyata bisa membuat sakit perut. Tidak hanya itu, makanan yang mengandung gluten bisa membuat lambung mengalami iritasi dan radang. 

4. Infeksi Tenggorokan
Tenggorokan dapat mengalami masalah jika konsumsi gluten dalam jumlah banyak. Kandungan yang ada pada gluten nyatanya membuat tenggorokan mengalami iritasi. Sehingga menyulitkan Anda saat akan mengonsumsi makanan.

5. Alergi
Senyawa peptida dalam gluten ternyata bisa membuat tubuh bereaksi dengan menolak kandungannya. Apalagi jika memiliki riwayat tersendiri mengenai alergi tertentu. 

Salah satu penyakit yang dipicu oleh gluten adalah penyakit celiac. Penyakit celiac adalah gangguan autoimun. Orang yang menderita penyakit celiac, sistem imun mengenali gluten sebagai zat yang berbahaya. Sehingga sistem imun menyerang gluten serta lapisan usus. Hal ini tentu membuat usus jadi rusak, akhirnya menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti, gangguan pencernaan, anemia, hingga berisiko kekurangan vitamin dan mineral.

0 komentar:

Posting Komentar