3 Kesalahan Umum Ketika Memilih Asuransi Jiwa

Asuransi Jiwa

Dalam memilih atau membeli asuransi jiwa, beberapa orang melakukan kesalahan dan berakhir dengan penyesalan. Akibatnya, premi asuransi jiwa yang dibayarkan lebih mahal, namun tidak dapat memproteksi Anda dan keluarga. Tidak hanya itu, manfaat dari asuransi jiwa yang dibeli juga bisa jadi tidak optimal. Dengan demikian, ketelitian diperlukan ketika maumembeli asuransi jiwa.


Kesalahan Umum dalam Memilih Asuransi Jiwa

Menurut survei yang telah dilakukan sebuah lembaga, pemilik telepon seluler jumlahnya lebih banyak daripada pemilik asuransi jiwa. Buktinya, hanya ada kurang dari 10% masyarakat yang memiliki asuransi dibandingkan 90% masyarakat yang memiliki telepon seluler. Dalam angka 10% ini juga tidak jarang terjadi kesalahan masyarakat dalam memilih asuransi jiwa. Apa saja kesalahan itu? Yuk simak uraian di bawah ini.

1. Uang Pertanggungan Kurang
Uang Pertanggungan (UP) merupakan manfaat yang diterima tertanggung jika suami atau istrinya meninggal dunia. UP ini akan dibayarkan kepada pemilik polis sesuai dengan angka yang disepakati ketika membeli asuransi. Banyak sekali suami atau istri yang lupa dengan UP yang dimilikinya, padahal tujuan membeli asuransi ialah untuk proteksi UP tersebut.

2. Fokus Pada Investasi Bukan Proteksi
Banyak masyarakat yang membeli asuransi ini lebih fokus pada uang investasi bukan proteksi. Meski memang benar bahwa nilai investasi akan ditambahkan kepada tertanggung jika meninggal dunia. Padahal, tujuan utama membeli asuransi ialah untuk memberikan uang pertanggungan apabila terjadi hal-hal yang tidak terduga kepada tertanggung.

3. Belum Perlu Beli Asuransi Jiwa
Beberapa orang merasa belum perlu membeli asuransi jiwa karena dianggap belum memerlukannya. Padahal sakit itu tidak ada yang tahu, bisa saja terjadi besok atau hari ini. Dalam hal ini, perlunya kesadaran dalam membeli asuransi jiwa untuk kepentingan Anda dan keluarga tercinta.

Demikianlah beberapa kesalahan umum dalam membeli asuransi jiwa yang berdampak pada pembayaran premi asuransi jiwa. Kesalahan ini biasanya terjadi kepada orang-orang yang baru pertama kali membeli asuransi jiwa. Nah, karena sekarang Anda sudah mengetahuinya, jangan lupa untuk lebih teliti sebelum membeli asuransi. 

0 komentar:

Posting Komentar