5 Hal yang Harus Diketahui Wanita Soal Tubuh Mereka

5 Hal yang Harus Diketahui Wanita Soal Tubuh Mereka

Seberapa jauh kamu mengenal tubuhmu sendiri, ladies? Meski setiap hari merawat tubuh, namun terkadang ada sejumlah hal penting yang tak diperhatikan oleh perempuan.

Misalnya soal penyakit tertentu. Sebanyak 177.000 perempuan Inggris didiagnosa menderita kanker setiap tahunnya dan satu dari dua orang telah didiagnosa menderita kanker seumur hidupnya.

Karena itu, lebih baik sadar dari awal dari pada terlambat, kan? Namun, yang harus kamu cek tak hanya itu.

Dr Eleanor Atkins, tenaga klinis di Bupa UK, mencatat beberapa hal yang harus disadari seorang perempuan terhadap tubuhnya. Tanda-tanda fisik tersebut menurutnya harus diwaspadai.

1. Periode menstruasi berantakan

Banyak orang lupa dengan tanggal pasti mereka menstruasi setiap bulannya. Selain itu, tanggalan tersebut seringkali juga berubah dari bulan sebelumnya.

Namun, mencatat betul tanggal menstruasi setiap bulannya sangat penting. Sehingga kamu tahu jika ada hal yang salah.

"Jika menstruasi lebih sedikit atau lebih pendek dari biasanya, ini bisa menjadi sinyal bahwa seseorang kelelahan secara fisik atu mental. Bisa disebabkan karena olahraga terlalu banyak, diet ketat atau stres," kata Dr Atkins.

Namun, pendarahan yang tidak rutin juga bisa menjadu gejala serius. Jika darah menstruasi lebih banyak dan lebih lama dari biasanya, pendarahan di tengah-tengah jadwal haid rutin atau pendarahan setelah melakukan hubungan seksual, seseorang dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter. Sebab, kondisi tersebut bisa menjadi tanda kanker serviks.

Catatlah kapan menstruasimu dimulai dan selesai atau gunakan aplikasi digital yang memudahkanmu mencatat siklus tersebut.

2. Kondisi payudara

Secara rutin mengecek kondisi payudara bisa menjadi deteksi dini kanker payudara.
Namun, terkadang mereka baru melakukannya saat merasakan ada hal yang tak biasa.

"Karena pengaruh hormon, payudara bisa terasa berbeda di berbagai waktu dalam sebulan. Jadi, penting untuk melakukan pengecekan pada waktu yang sama di setiap bulannya," kata Atkins.

Atkins merekomendasikan pengecekan payudara seminggu setelah hari pertama menstruasi. Pastikan kamu memeriksa dari bagian tengah dada hingga ketiak. Normal ketika payudara sedikit nyeri pada masa menstruasi.

Namun, jika ada tanda-tanda benjolan atau perubahan tekstur kulit dan puting, penting untuk melakukan pengecekan medis.

3. Seberapa sering pergi ke kamar kecil

Atkins menjelaskan, setiap orang memiliki kebiasaan berbeda soal frekuensi menggunakan toilet. Ini bukan hal yang perlu dicemaskan.

Namun, perhatikan lah seberapa sering kamu buang air kecil dan besar serta apa yang dikeluarkan. Hal ini penting untuk memahami fungsi tubuh.

Warna atau bau dari feses atau air kencing kita bisa mengindikasikan apakah tubuh cukup terhidrasi, apakah ada masalah pencernaan, atau menderita penyakit serius seperti kanker.

"Jika secara tiba-tiba kamu lebih sering ke kamar kecil, merasa sakit saat buang air atau ada pendarahan saat buang air besar atau kencing, coba lah berkonsultasi dengan dokter," ujar Atkins.

Ini bisa menjadi gejala penyakit pencernaan, seperti iritasi, wasir, atau sesuatu yang lebih serius seperti kanker usus.

4. Tahi lalat

Memiliki tahi lalat tidak selalu menjadi gejala adanya penyakit serius. Meski begitu, kita harus tetap berhati-hati dengan bagaimana bentuk tahi lalat tersebut dan secara rutin melakukan pengecekan untuk memastikan bahwa ukurannya tidak berubah.

Hal yang harus diperhatikan adalah jika tahi lalat tumbuh membesar, memerah bagian pinggirnya atau tumbuh melebihi kulit.

Tanda tersebut bisa jadi merupakan gejala bahwa tahi lalat tersebut bisa menjasi gejala kanker dan harus dibuang.

5. Berat badan

Berat badan bisa menjadi salah satu indikator kesehatan. Karena faktor hormon, banyak berat badan perempuan naik-turun dalam sebulan. Namun dalam angka yang tidak jauh.

Meski begitu, turun atau naik berat badan yang signifikan bisa menjadi tanda-tanda ada sesuatu yang salah dari tubuhmu.

Apalagi jika turunnya berat badan tersebut diraih tanpa ada sesuatu hal besar yang kamu lakukan. Ini bisa menjadi sinyal ketidakseimbangn hormon dan bisa juga menjadi tanda menopause, sindrom ovarium polikistik atau kehamilan.

"Sementara itu, penurunan berat badan yang tidak jelas bisa menjadi gejala hipertiroidisme, gastroentitries atau hal serius lainnya seperti kanker tenggorokan atau perut," kata Atkins.

Cara Jitu Mengatasi Perut yang Sering Mulas bagi Ibu Hamil

Cara Jitu Mengatasi Perut yang Sering Mulas bagi Ibu Hamil

Diskon ramadhan di berbagai tempat belanja pastinya akan menjadi incaran banyak wanita untuk memenuhi hasrat belanjanya. Hanya saja, pastikan Anda tidak dalam kondisi perut yang sering mulas karena hamil. Kondisi tersebut pastinya akan menganggu kegiatan berbelanja Anda. Meski begitu, ada beberapa cara jitu kok untuk mengatasi perut yang sering mulas saat hamil.

1.  Makan Sedikit tapi Sering

Salah satu penyebab utama dari perut yang sering mulas pada ibu hamil karena perut yang terlalu penuh. Kondisi ini biasanya terjadi karena sang ibu terlalu berlebihan dalam makan. Hal tersebut tidak lepas dari napsu makan tinggi yang biasanya dialami oleh beberapa ibu hamil. Untuk mengatasi hal ini sebenarnya Anda tidak perlu benar-benar melakukan diet yang menyiksa.

Anda hanya perlu mengatur pola makan menjadi lebih baik lagi. Khusus untuk ibu hamil maka disarankan untuk menggunakan pola makan sedikit tapi sering. Pola makan yang dimaksud adalah Anda tetap makan seperti biasanya tapi dalam porsi yang lebih sedikit tapi sering. Seperti makan buah atau roti tapi dengan intensitas waktu lebih banyak.

2. Atur Posisi Tidur Anda

Rasa mulas pada ibu hamil ini memang bisa terjadi kapan saja, tapi waktu yang paling sering adalah di malam hari. Untuk mencegah hal ini terjadi maka Anda mesti memperhatikan posisi tidur. Kenapa begitu? Ternyata posisi tidur yang salah bisa mengakibatkan asam di dalam tubuh naik dan mengakibatkan rasa mulas pada perut.

Khusus untuk ibu hamil disarankan agar meninggikan posisi tidur dengan menggunakan bantal di kepala dan juga menambah satu bantal di kaki. Posisi ini untuk mencegah agar asam tidak bisa naik dan menyebabkan perut menjadi mulas. Untuk bantal sendiri pilihlah kualitas terbaik agar Anda merasa nyaman. Diskon ramadhan yang sebentar lagi akan memberikan Anda harga terbaik tentunya.

3. Hindari Makanan Penyebab Rasa Mulas

Solusi paling mudah untuk menghindari mulas tentu dengan tidak mengonsumsi makanan yang bisa menjadi penyebab rasa mulas. Makanan jenis ini bisa dibilang cukup beragam tapi biasanya terdiri dari asam yang tinggi atau rasa pedas yang tinggi. Mulai dari buah jeruk, coklat, kopi hingga tentunya cabai.

4. Aturlah Asupan Kalsium

Memang benar ketika seseorang sedang hamil maka dia membutuhkan banyak asupan nutrisi untuk dia dan si janin. Salah satunya adalah asupan nutrisi penting seperti kalsium. Namun khusus untuk kalsium, sebaiknya Anda menghindari suplemen kalsium. Soalnya suplemen kalsium ini mengandung antasid yang dapat memicu rasa sembelit bagi ibu hamil.

Lakukanlah keempat tips di atas secara benar agar Anda bisa sembuh dari kondisi sering mulas saat hamil. Setelah sembuh, barulah Anda bisa melampiaskan keinginan berbelanja. Tentunya dengan tidak melewatkan diskon ramadhan yang pastinya akan membuat Anda bisa membeli berbagai barang dengan harga yang murah.